Pengarang : Taufiqurrahman al-Azizy
Penerbit : Diva Press
Harga : Rp. 54000 menjadi Rp.48600 (Hemat!!!)
Sinopsis :
"Maukah engkau menciumku?" "Masyaallah, kenapa?" "Sebab ciuman adalah
bukti keberadaan cinta. Kau terpikat kepadaku karena wajah ini, maka dia
meminta bibirmu untuk mencium. Jika hati yang membawa cintamu kepadaku,
maka engkau pun harus mencium hatiku. Pilih mana?" *** Itulah petikan
percakapan antara Iqbal --tokoh utama dalam novel ini-- dan Zaenab
--gadis yang merupakan perwujudan dari sifat jamaliah Ilahi. Sebagai
pemuda metropolis, Iqbal berjuang mengakhiri masa lalunya yang kelam,
dan secercah cahaya Ilahi memasuki relung-relung hatinya, dan membawanya
ke alam pesantren. Tetapi ternyata, perjalanan ini memunculkan amuk
pergolakan di dalam hatinya. Baru saja ia mulai belajar berwudlu,
membaca al-Qur'an, dan bersembahyang, tetapi ia terpelanting ke lembah
perdebatan, yang pada lahirnya memang dengan sahabat-sahabat santri,
tetapi pada hakikatnya adalah antara Iqbal dengan dirinya sendiri.
Baginya, hatilah yang perlu mendapatkan cahaya Islam, menerangi jiwa.
Iqbal berusaha memasuki Islam melalui jalur hati ini, dan ternyata jalur
ini membawa serta benih-benih cinta kepada Zaenab, santriwati. Tetapi,
ada dua gadis lain sedang menunggu cintanya: Priscillia, seorang gadis
dari keluarga Kristen yang taat dan mendapatkan berbagai kekerasan dari
keluarga dan sahabat-sahabatnya karena memilih memasuki hidayah Islam;
sedang gadis yang satu lagi adalah siswi sebuah SMA yang dipaksa menikah
dengan orang yang tidak dicintainya, bahkan tidak dikenalnya. Iqbal
justru banyak belajar keagungan Islam dari sebuah keluarga pengemis yang
menampungnya ketika ia lari dari pesantren karena
perseteruan-perseteruan paham religius yang sangat tajam. Novel
spiritual ini menjadi kesaksian (syahadat) pengembaraan religius seorang
anak metro dalam tempias wajah Ilahiyah yang sarat gesekan paham
spiritual dan pertarungan ragam tradisi.
================================================================
Trilogi "Makrifat Cinta" ini terdiri dari Syahadat Cinta, Musafir Cinta
dan Makrifat Cinta. Tiga novel religius pembangun iman ini dapat Anda
baca secara terpisah tanpa kehilangan kekuatan cerita dan maknanya,
sekaligus bisa sebagai kesatuan utuh yang sangat detil dan mendalam.
Trilogi ini mengusung semangat pencarian Kebenaran Islam yang kaffah,
dengan basis laku Syari'at, Tarekat dan Makrifat: impian terbesar para
Abdullah untuk berjumpa dengan Wajah Sang Kekasih.